Nilai Jual Rumah

Ada Beberapa Penentu Yang Mempengaruhi Nilai Jual Rumah , Diantara nya :

  • Harga Rumah / Harga Pasaran

Dari data  yang didapatkan, untuk variabel harga rumah memiliki nilai minimal harga jual rumah sebesar  115 jt  rupiah  dan  nilai  maksimal  harga  jual  rumah  sebesar  330 jt  rupiah.  Rata-rata  yang didapatkan  dari  data  untuk  harga  jual  rumah  sebesar  238,50  jt  rupiah.  Variabel  harga  rumah memiliki standar deviasi terhadap rata-ratanya sebesar 76.216 jt rupiah.

cibubur di murah rumah jonggol perumahan jonggol city indah citra perumahan 6 harmoni puri perumahan cibubur gran citra di dijual rumah cibubur city indah citra perumahan cibubur raffles perumahan cibubur gran citra rumah jual country cibubur perumahan cileungsi city indah citra city cibubur indah cibubur perumahan dijual indah citra cileungsi rumah sewa raya citra rumah indah cileungsi cibubur murah rumah cibubur gran citra perumahan cibubur gran citra garden citra perumahan cibubur perumahan jonggol indah citra city indah citra cibubur indah citra indah citra perumahan indah citra harmoni citra perumahan cileungsi di murah perumahan ciputra perumahan cibubur ciputra perumahan cileungsi metland perumahan cileungsi di subsidi perumahan cibubur di perumahan cileungsi murah rumah cileungsi indah citra perumahan indah citra rumah city cibubur perumahan residence cibubur perumahan cibubur timur city indah citra cileungsi di perumahan cibubur di perumahan daftar cibubur gran citra rumah indah citra kredit over rumah indah citra ruko citra rumah indah perumahan cibubur golf bukit perumahan cibubur wisata kota perumahan cibubur wisata legenda perumahan cibubur citra grand cileungsi citraland indah citra portal jonggol indah citra perumahan prospek cileungsi perumahan citra harga portal indah citra cibubur citraland perumahan cibubur grand perumahan indah cileungsi perumahan grand citra perumahan cileungsi di subsidi rumah cibubur citra cibubur di murah perumahan cileungsi subsidi perumahan cibubur rumah jual cileungsi di murah perumahan kredit over cibubur di perumahan nama 6 citra di dijual rumah cibubur indah citra hotel cibubur perumahan harga cibubur di murah cluster indah cibubur di dijual rumah cibubur di murah rumah cari cibubur citraland di rumah harga hijau cileungsi di dijual rumah jonggol indah citra di rumah dijual jonggol indah citra di tanah harga cibubur citra grand perumahan cibubur murah dijual rumah 2 citra rumah jual cibubur di rumah cibubur raya citra cibubur indah citra perumahan cileungsi daerah perumahan citra perumahan city indah citra perumahan cileungsi di murah rumah cibubur di dijual rumah cileungsi indah citra jonggol di perumahan raya citra perumahan cileungsi rumah jual cileungsi di dijual rumah cileungsi rumah cileungsi di rumah jonggol indah citra perumahan cileungsi subsidi rumah jonggol city indah citra cibubur city indah citra jonggol indah citra rumah sewa jonggol indah citra di kredit over rumah gran citra rumah jual cibubur di bersubsidi kpr cikarang selatan indah citra indah citra di rumah sewa cibubur indah citra di rumah sewa kranggan di murah rumah cari cibubur rumah kpr timur cibubur citraland grand citra rumah jual group ciputra murah perumahan indah citra jual city cibubur rumah indah citra rumah keluhan indah citra di disewakan rumah indah citra kavling jual ciputra minimalis rumah cibubur cluster perumahan cibubur di murah kpr rumah cibubur di murah rumah kredit jonggol daerah perumahan grand citra di dijual rumah cileungsi daerah murah tanah jual murah yang cibubur di perumahan cibubur cluster rumah 2019 cibubur gran citra perumahan cileungsi murah rumah sewa cileungsi di subsidi rumah cibubur gran citra di murah rumah cibubur gran citra di murah dijual rumah 2019 cibubur gran citra dijual rumah cibubur raflesia perumahan

  • Luas Tanah

Dari data yang didapatkan, untuk variabel luas tanah memiliki nilai minimal luas tanah rumah sebesar 54 m2 dan nilai maksimal luas tanah sebesar 110 m2. Rata-rata yang didapatkan dari data untuk luas tanah sebesar 78.4 m2. Variabel luas tanah memiliki standar deviasi terhadap rata- ratanya sebesar 16.92 m2

Jual Rumah Subsidi | Puri Asri 2 Cileungsi

Jual Tanah                 | Tanah Murah Dekat Metland Cileungsi

Perumahan Subsidi | Perumahan Graha Kencana Cibucil

  • Tipe Rumah

Dari data yang didapatkan, untuk variable tipe rumah memiliki nilai minimal tipe 36 dan nilai maksimal tipe 50.

  • Jumlah kamar

Dari data yang didapatkan, untuk variabel jumlah kamar memiliki nilai minimal 2 kamar dan nilai maksimal 3 kamar.

  • Jarak ke Pusat Kota

Dari data yang didapatkan, untuk variabel jarak ke pusat kota memiliki nilai minimal 2 yang berarti cukup dekat dan nilai maksimal 3 cukup dekat dengan pusat kota.

  • Kemudahan transportasi

Dari data yang didapatkan, untuk variabel kemudahan transportasi memiliki nilai minimal 1 yang berarti sangat mudah dan nilai maksimal 3 cukup mudah.

  • Kelengkapan Fasilitas

Dari data yang didapatkan, untuk variabel kelengkapan fasilitas memiliki nilai minimal 2 yang berarti lengkap dan nilai maksimal 4 tidak lengkap.

Seiring  pertumbuhan  penduduk  yang  terus  meningkat,  kebutuhan  akan  rumah  juga  mengalami peningkatan. Bagi pelaku bisnis di bidang penyedia perumahan, hal yang paling kritis dalam menjalankan bisnis tersebut adalah dalam menetapkan harga jual. Harga jual sebuah rumah ditentukan oleh beberapa faktor antara lain biaya bahan bangunan, harga tanah, ketersediaan fasilitas, lingkungan, dan lain-lain. Faktor-faktor yang digunakan didapatkan dengan menggunakan metode harga Hedonik Dalam penelitian ini akan menganalisis harga jual rumah dipengaruhi oleh faktor luas tanah, tipe rumah, jumlah kamar, jarak ke pusat kota, fasilitas pendukung, dan kemudahan transportasi. Analisis

faktor dalam penelitian ini menggunakan metode OLS (Ordinary Least Square). Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa faktor luas tanah, jumlah kamar, fasilitas pendukung, dan tipe rumah memberikan pengaruh positif terhadap harga jual rumah yang berarti semakin tinggi nilai faktor-faktor tersebut maka harga rumah juga semakin tinggi (berbanding lurus).

Rumah  merupakan  salah  satu  kebutuhan  dasar  manusia  selain  sandang  dan  pangan.  Seiring pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, kebutuhan akan rumah juga mengalami peningkatan. Hal ini menjadikan peluang bagi pebisnis untuk menyediakan produk dalam bentuk tanah atau bangunan yang biasa disebut bisnis properti. Menurut beritasatu.com yang mengulas tentang properti disebutkan bahwa pertumbuhan industri properti di Indonesia pada tahun 2015 masih akan mengalami pertumbuhan walaupun dinilai akan melambat dibandingkan dengan tahun lalu. Pertumbuhan industri properti ini disebabkan beberapa faktor, faktor yang pertama jumlah penduduk Indonesia yang terus mengalami peningkatan, dari data BPS (Badan Pusat Statistik) proyeksi penduduk tahun 2010-2035 menunjukkan bahwa penduduk Indonesia setiap lima tahunnya meningkat 7%.

Faktor kedua adalah penghasilan penduduk Indonesia, berdasarkan data BPS(2014) pendapatan per kapita tahun adalah USD 3.927, Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan “PDB per kapita pada 2018 Rp 56 juta. Jadi total PDB dasar harga pelaku dibagi jumlah penduduk. Kalau secara dolarnya adalah USD 3.927,” ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Dengan penghasilan yang tinggi tentu saja akan membuat masyarakat ingin memenuhi kebutuhan mereka salah satunya kebutuhan akan tempat tinggal, selain itu mereka juga ingin melakukan investasi untuk masa depan sesuai dengan teori Maslow mengenai hierarki kebutuhan manusia. Kebutuhan dasar Maslow meliputi kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, esteem, dan aktualisasi diri, dalam tingkat dari lima kebutuhan dasar, orang tidak merasa perlu kedua hingga tuntutan pertama telah puas, maupun ketiga sampai kedua telah puas dan sebagainya. Selanjutnya faktor ketiga adalah tingkat kekurangan pasokan (backlog)  akan  permintaan  tempat  tinggal  yang  layak,  khususnya  bagi  Masyarakat  Berpenghasilan Rendah  (MBR).

Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 April 2015, di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah merupakan salah satu program strategis nasional yang berupaya mengatasi tantangan backlog perumahan di Indonesia. Jumlah backlog perumahan di Indonesia sendiri berdasarkan konsep penghunian sebanyak 7,6 juta unit pada 2015 dan diharapkan turun menjadi 5,4 juta unit pada 2019.

Perusahaan pengembang dalam memasarkan produknya tentu memiliki  strategi masing-masing. Salah satu metode yang biasa digunakan adalah dengan menggunakan marketing mix. Menurut Kotler dan Amstrong (1997), marketing mix adalah sekumpulan variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran. Marketing mix  terdiri dari beberapa elemen yaitu produk, harga, promosi,  place, participant/people, proses, dan physical evidence. Masalah mendasar yang sering dihadapi oleh pengembang yaitu dalam hal menentukan harga.

 

Dewasa ini banyak pengembang di Indonesia yang menggunakan berbagai macam metode perhitungan untuk menentukan harga jual agar pengembang dapat bersaing dengan pengembang lain yang memasuki pasar. Jika pengembang melakukan kesalahan dalam menentukan harga jual maka akibatnya produk tersebut akan kurang diterima di pasaran karena akan kalah bersaing dengan produk yang sejenis pengembang akan kehilangan kesempatan mendapatkan laba yang seharusnya diperoleh. Jika kesalahan tersebut terakumulasi terus-menerus bisa saja tutup atau bangkrut. Untuk meminimalkan kesalahan dalam menentukan harga jual maka perusahaan harus menghitung dengan cermat dan menentukan metode penentuan harga jual. Penjualan dalam bidang penjualan properti seperti rumah maka perusahaan akan menentukan harga jual dengan sangat hati-hati dikarenakan harga jual rumah selalu meningkat terus- menerus dan hampir tidak pernah turun dalam jangka waktu yang pendek maupun panjang.

Harga jual rumah tidak hanya ditentukan oleh pengembang tetapi pembeli pun juga ikut serta dalam penentuan harga. Pengembang menentukan harga jual rumah dengan dipengaruhi beberapa faktor yang berhubungan dengan biaya pembangunan rumah seperti luas tanah, biaya pembangunan dan lain-lain. Dari sisi konsumen harga jual dipengaruhi beberapa faktor seperti ketersediaan fasilitas, kondisi lingkungan, luas bangunan, dan lain-lain. Berdasarkan hal tersebut, pada penelitian ini akan melakukan analisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam penentuan harga jual rumah. Faktor-faktor yang digunakan didapatkan dengan menggunakan metode harga Hedonik dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier.

Sumber Tulisan

Sumber Tulisan