BP2BT

5/5 (5)

BP2BT

BP2BT – Direktorat Jenderal pembiayaan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkenalkan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan atau yang disebut BP2BT.

BP2BT merupakan bantuan pemerintah bagi  Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR untuk memperoleh Hunian yang layak dan terjangkau melalui kredit pembiayaan bank pelaksana.

Promo | Rumah Subsidi DP 1 juta

MBR  yang sudah menabung minimal Rp2.000.000 berkesempatan mendapat bantuan dana sampai dengan 40 juta rupiah, bantuan ini dapat digunakan sebagai tambahan uang muka untuk pembelian rumah atau sebagian biaya pembangunan rumah pertama secara Swadaya.

BP2BT terdiri dari tiga komponen, yaitu :

Perumahan Subsidi BP2BT

  • Dana masyarakat
  • Dana BP2BT
  • Kredit Pemilikan Rumah / KPR BP2BT melalui perbankan

Kesempatan Terbatas | Perumahan Ambar Bumi Cikarang

Dana masyarakat minimal sebesar 5% dari harga jual rumah atau rencana anggaran biaya pembangunan rumah, sebagian dalam masyarakat tersebut berasal dari tabungan dengan saldo minimal sebesar 2 hingga Rp5.000.000 jumlah bantuan yang diterima oleh MBR dalam program BP2BT ditentukan dengan nilai indeks sebesar 45% dari harga beli rumah dengan catatan nilai besaran bantuan maksimal Rp40 Juta, Kredit Pemilikan Rumah atau KPR Bank pelaksana lebih besar atau sama dengan 50% dari pokok  Pinjaman.

Target BP2BT tahun 2019 sebesar 14.000 Unit dan tahun 2020 sebesar 38.500 Unit. kelompok sasaran merupakan MBR perorangan yang berstatus tidak kawin atau pasangan suami istri dengan batasan penghasilan tertentu dengan status pekerjaan sebagai pekerja formal atau informal.

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon BP2BT, adalah :

  • Kartu Tanda Penduduk
  • Akta Nikah bagi yang berstatus suami istri
  • Mempunyai penghasilan tabungan minimal 6 bulan dengan saldo minimal antara 2 sampai Rp5.000.000
  • Nomor Pokok Wajib Pajak
  • SPT pajak penghasilan
  • Belum pernah mendapatkan bantuan Perumahan dari pemerintah pusat
  • Tidak memiliki rumah untuk pemilikan rumah
  • Memiliki lahan atau rumah satu-satunya yang rusak total untuk pembangunan rumah Swadaya

Syarat BP2BT

Zonasi wilayah BP2BT terdiri dari :

  • Zona 1 meliputi wilayah Sumatera Jawa selain Jabodetabek dan Sulawesi
  • Zona 2 meliputi Kalimantan Bali Nusa Tenggara dan Maluku
  • Zona 3 meliputi wilayah Papua

Zona BP2BT Zona 2 BP2BT Zona 3 BP2BT

Batasan penghasilan berdasarkan tipe rumah BP2BT, yaitu:
  • Zona 1 yaitu 6 juta untuk rumah tapak dan Swadaya 7 juta untuk rumah susun
  • Zona 2 yaitu 6 juta untuk rumah tapak dan swadaya 7,5 juta untuk rumah susun
  • Zona 3 yaitu 6,5 juta untuk rumah tapak dan Swadaya 8,5 juta untuk rumah susun

Batasan nilai rumah Berdasarkan Zona, yaitu :

  • Zona 1 berkisar antara 140 juta hingga 168 juta rupiah untuk rumah tapak 248,4 Juta hingga 360 juta rupiah untuk rumah susun dan 120 juta rupiah untuk rumah Swadaya
  • Zona 2 berkisar antara 153 Juta hingga 168 juta rupiah untuk rumah tapak 273,6 Juta hingga 356,4 juta rupiah untuk rumah susun dan Rp120 untuk rumah Swadaya
  • Zona 3 berkisar antara 212 juta hingga 219 juta rupiah untuk rumah tapak 385,2 juta hingga 565,2 juta rupiah untuk rumah susun dan 155 juta rupiah untuk rumah Swadaya

Jumlah bantuan yang diterima oleh MBR dalam program BP2BT ditentukan berdasarkan nilai indeks tertentu terhadap harga jual rumah atau besaran daerah B dan tidak boleh melebihi batasan maksimal dana BP2BT untuk setiap kelompok penghasilan.

Masyarakat yang berpenghasilan lebih rendah akan memperoleh bantuan dana yang lebih besar, semakin tinggi penghasilan maka saldo tabungan minimum yang harus disiapkan oleh masyarakat semakin besar, namun bantuan maksimal yang berhak diterima semakin kecil.

Cluster Baru di Metland Transyogi Cileungsi

Tipe rumah yang layak difasilitasi oleh BP2BT terdiri dari :
  • Rumah baru yang dibangun oleh pengembang baik tapak maupun susun dengan luas lantai 21 sampai 36 m2 dan harus memenuhi persyaratan teknis keselamatan, keamanan, keandalan dan kenyamanan yang dibuktikan dengan sertifikat layak fungsi
  • Rumah baru yang dibangun secara Swadaya dengan luas lantai 36 sampai 48 M2 di atas tanah seluas maksimal 200 M2 pembangunan rumah baru dapat dilakukan di atas Kavling tanah matang atau pengganti rumah rusak total rumah Swadaya juga harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Secara garis besar Penyaluran dana BP2BT diawali dengan penetapan penerima manfaat dan dilanjutkan dengan pencairan bantuan

Puri Asri 2 Cileungsi Perumahan Murah Subsidi

Alur proses penetapan penerima manfaat BP2BT dalam rangka pemilikan rumah maupun pembangunan rumah Swadaya terdiri dari :

  • Penyiapan tabungan dan persyaratan oleh pemohon pengajuan permohonan BP2BT kepada bank
  • Verifikasi kelayakan pemohon dan perhitungan besaran bantuan oleh bank pelaksana
  • Pengujian usulan bantuan termasuk pengecekan fisik oleh satker
  • Penetapan penerima oleh Satker.

Alur proses pencairan dana BP2BT dalam rangka pemilikan rumah terdiri :

  • Akad kredit dengan bank pelaksana yang sudah dilengkapi dengan dokumen SLR
  • Pencairan bantuan dana BP2BT
  • Pemanfaatan rumah

Alur proses pencairan dana BP2BT dalam rangka pembangunan rumah Swadaya terdiri dari

  • Akad kredit dengan bank pelaksana
  • Pencairan dari bank pelaksana yang digunakan untuk pembangunan rumah secara bertahap dengan didampingi oleh tenaga fasilitator
  • Pencairan bantuan dana BP2BT
  • Kredit tahap akhir untuk menyelesaikan pembangunan rumah dan pemanfaatan rumah

Untuk itu pemerintah pusat bekerjasama dengan bank pelaksana yang bertugas :

  • Memfasilitasi tabungan
  • Melakukan verifikasi terhadap pemohon
  • Menyediakan kredit atau pembiayaan
  • Menyalurkan dana bantuan

Bank yang sudah bekerjasama dalam Penyaluran dana BP2BT terdiri dari :

  • Bank BTN
  • Bank BJB
  • Bank Artha Graha
  • Bank BRI
  • Bank Jateng
  • Bank Jatim
  • BTN Syariah

Pemerintah juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Pokja PKP dalam penyediaan TFL, penyiapan masyarakat dan memfasilitasi perizinan.

Masyarakat yang ingin mengikuti program perlu menyiapkan tabungan dan kelengkapan persyaratan lainnya, pengembang berperan membangun rumah sesuai ketentuan yang berlaku, Ayo menabung untuk memiliki rumah.

Untuk Kebutuhan Rumah Subsidi BP2BT di Cileungsi Bogor,Cibarusah Cikarang,silahkan Hubungi Team Marketing Kami, Terima Kasih.

#BP2BT

KPR BP2BT Bingung jelasin deh bantuan pembiayaan Perumahan berbasis tabungan atau BP2BT adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang mempunyai tabungan dalam rangka memperoleh rumah melalui KPR atau pembiayaan bank pelaksana dana bantuan BP2BT sejumlah 40 juta ini digunakan untuk pembayaran sebagian uang muka atas pembelian rumah atau sebagian biaya atas pembangunan rumah Swadaya dan rumah tapak untuk persyaratan pengajuan permohonan dana bantuan dari 2 BT adalah sebagai berikut pemohon wajib memiliki saldo di tabungan BTN atau bank lain minimal 6 bulan dengan minimal saldo rp2.000.500 sampai 5 juta dan dilampirkan saat mengajukan berkas permohonan KPR BP2BT di bank pelaksana pemohon wajib berpenghasilan bersih sebesar 6 juta baik pengajuan single income ataupun dapat income jika pasangan tidak bekerja maka wajib melampirkan surat keterangan tidak bekerja dari kelurahan setempat pemohon belum pernah memiliki rumah dan belum pernah mendapatkan bantuan subsidi dari Kementerian Perumahan Rakyat berikut ini simulasi KPR dengan dana bantuan BPJS PT harga jual pada pengembangan a adalah sebesar 130 juta rupiah untuk besaran uang muka sudah ditentukan oleh pemerintah yaitu sebesar 5% dari harga jual sehingga diperoleh nominal sebesar 6 juta 500 dana ini disediakan oleh pemohon kemudian pemohon memperoleh bantuan sebesar 40 juta dari dana bantuan BP2BT jadi harga rumah 130 juta dikurangi dengan uang muka sebesar 5% yaitu 6 juta 500 yang disediakan oleh pemohon ditambah dengan dana bantuan BP2BT sebesar 40 juta sehingga besaran 8 KPR yang diterima adalah 83500 besaran ini nanti yang nantinya akan diangsur oleh pemohon kepada bank pelaksana sesuai dengan tenor yang disetujui yaitu 10 15 dan 20 tahun
Pagi ini beberapa seperti janji saya kemarin saya kan upload skema pengganti flpp KPR bersubsidi KPR bersubsidi sekarang terganjal dengan kuota yang mana kota dari pemerintah itu sudah berkurang atau tidak ada Walaupun memang demikianlah demikian memang ada informasi Kalau kuota tambahan itu akan ada di awal tahun Januari 2020 Namun demikian hal ini membuat adanya ketidakpastian antara skema SLTP dengan pengganti yang ditawarkan oleh pemerintah itu sendiri jadi saat ini sudah ada program pengganti dari pemerintah yang melalui kementerian PU PR Perumahan Rakyat yaitu skema BP2BT BP2BT itu merupakan sistem KPR bersubsidi berbasis tabungan Bagaimana berbasis tabungan itu sendiri seperti KPR BP2BT ini nih yang tadi oke disini kita bahas BP2BT itu apa sih BP2BT itu itu seperti yang tadi katakan bahwasanya skema KPR yang berbasis tabungan keunggulannya apa sih poin pertama keunggulan yaitu pinjaman dari sisi konsumen itu kecil jadi dari harga misalnya untuk zona Jawa Barat Jabodetabek itu harga KPR bersubsidi di tahun 2019 itu 156 juta 158 juta misalnya kita ambil contoh berarti dengan skema subsidi BP2BT itu yang di approve mungkin di angka 100 200 enggak nyampe 110 jadi 100 juta Kenapa karena subsidi itu di awal itu di awal berkisar 38 sampai 40 juta yang diambil dari mana Dari World Bank di subsidi oleh World Bank dari pemerintah subsidi oleh pemerintah melalui bank hanya saja ja Bila dibandingkan dengan SLTP itu kan 156 dikurang 4 juta S Bung berarti 154 dikurang satu setengah berarti 150 150 150 juta Nabila mana ada niat untuk melakukan pembayaran full payment di depan itu akan lebih besar sementara pinaltinya sama cuma 1% itu kan jadi itu menguntungkan dari sisi konsumen di situ point itu jadi itu itu salah satu keuntungan nya namun ada juga sisi negatifnya gitu walaupun dengan dengan nominal pinjaman yang relatif kecil cicilannya relatif sama bahkan lebih besar daripada SLTP teman-teman Kenapa karena skema bunganya itu walaupun dengan 150 juta maksimal KPR BP2BT kredit yang dihasilkan tapi bunganya itu di di subsidi oleh pemerintah 5% tidak ada naik turun setiap tahunnya tidak begitu tidak bergantung dengan baik tetapi dia tetap dari awal sampai akhir itu flat 5% sehingga sisi lain yang tadinya mungkin di awal itu satu juta sampai lunas itu bakalan satu juta nggak bertambah lagi gitu nah disitulah koinnya sementara BP2BT Walaupun dengan maksimal kredit yang kita Anggaplah seperti KPR BP2BT yang sudah-sudah konsumen saya yang sudah akan Walaupun dia cc nya itu sekitar 103 juta tetapi cicilannya sama surat jadinya per bulan itu satu juta seratus dan di tahun pertama itu 10% suku bunganya di tahun kedua 11% di tahun ketiga 12 N dan di tempat itu tergantung suku bunga Bi Hal itulah yang membuat si konsumen enggan satu sisi kelemahan dari BP2BT developer juga ada ada salah satu poin yang membuat Anda ada keraguan keraguan dari yang Saya dengar dari pihak developer ada keraguan dari bahwasanya itu kan yang di anggap 110 juta subsidi dengan skema pembayaran dari bank dan itu kan di belakang setelah acak setelah akad kredit tidak serta merta bisa masak seminggu dua minggu itu langsung saya tidak serta merta seperti itu teman-teman sama kasusnya seperti yang ada di Facebook subsidi bantuan uang muka sebesar 4 juta dari pemerintah itu butuh waktu 3 sampai 6 bulan pencairannya gitu lalu bagaimana dengan BP2BT yang nominalnya gede 40 juta temen-temen 3 sampai 6 bulan kalau pas 3 sampai 6 bulan belum lagi ada kalau misalnya ada sebagian konsumen yang notabene sudah ada di dalam aplikasi penerimaan subsidi BP2BT yang sebesar 40 juta itu dianggap tidak layak dan tidak dibayarkan oleh pemerintah di situlah mic-nya itu yang membuat para cover juga enggan melakukan skema itu juga bete gitu Itu teman-teman dari sisi konsumen merasa berat diisi cicilannya walaupun dari sisi maksimal kredit yang sedikit sekali jauh dibandingkan teman-temannya itulah kelemahan dan dari skema BP2BT teman-teman bagaimana sudah paham dengan tema BP2BT Jadi kami sekarang kami apapun skema yang diberikan oleh pemerintah tentu itu merupakan yang terbaik bagi semua baik dari sisi keuangan pemerintahan karena menyangkut dengan dana pemerintah juga dari sisi teman-teman selaku konsumen itu jangan lihat ya mungkin teman-teman merasuk Waduh selama 20 tahun baru lunas ngambil rumah lama untuk pelunasan nya bagaimana yang penting temen temen yang harus di ingat satu hal mendapatkan rumah itu tidak segampang subsidi teman-temannya walaupun kualitas bangunan mungkin teman-teman merasa Waduh bangunannya begini Jadi temen-temen boleh berkata bangunannya jelek kualitasnya tapi yang harus teman-teman Pikirkan dalam jangka waktu 10 tahun kedepan harga tanahnya harga tanah nya nggak akan seperti itu lagi kerja di tentukan dengan teman-teman saat ini cari perumahan yang teman-teman benar-benar merasa suka melakukan pemesanan Perumahan tersebut KPR BP2BT bila teman-teman ingin bertanya tentang perumahan seputaran Bekasi Boleh silakan hubungi kami komen di bawah nanti kita akan jago harus di siniselamat kamu lagi
Punya info penting nih buat kalian semua saat ini Pemerintah tuh belum cobain produk KPR baru yaitu nah kalian tuh cuma dua juta nanti bisa bakalan dapat bantuan uang muka sebesar 40 juta ges Nah kalau KPR tuh pasti nguntungin banget ya jadi nggak pernah ada buktinya kita saat kita di rumah nilai rumah dan tanah tersebut di kemudian hari itu bakalan naik sepeda dengan kamu kredit lainnya tentunya untuk program BP2BT

 

Rate This Post

Tinggalkan komentar