kprSebelum kita membedakan KPR/ Kredit Pemilikan Rumah Subsidi dan Non subsidi sebelumnya kami akan membahas apa itu KPR

Pengertian KPR/ Kredit Pemilikan Rumah

Kredit Pemilikan Rumah adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.

Hadirnya Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah(KPR) disebabkan karena adanya permintaan masyarakat  dalam  pemenuhan kebutuhan rumah secara cicilan.Produk ini  dikelola  oleh  bank konvensional diantaranya  Bank Tabungan Negara (BTN), Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, dll.

Setiap  manusi pastinya menginginkan hidup yang layak, kebutuhan dapat terpenuhi, tidak hanya pangan dan pakain yang dibutuhkan manusia tetapi juga rumah. Rumah sebagai tempat berlindung manusia, tempat  berteduh  dari matahari  ataupun hujan,  tempat  berkumpul  dengan keluarga dan juga tempat beristirahat setelah  beraktivitas  diluar  rumah Oleh karena itu manusia sangat menginginkan rumah yang nyaman dan indah.

Saat ini seperti di area Cileungsi Bogor,Jakarta,Depok,Bekasi, Tangerang semakin banyaknya pembangunan pembangunan perumahan dan properti lainya sehingga  lahan kosong yang semakin sedikit.Sehingga membuat harga lahan tanah setiap  tahunnya  semakin  mahal,  selain itu  bahan-bahan  bangunan  yang  juga ikut mahal, seiring meningkatnya kebutuhan dan berkurangan persediaan.

Baca Juga | Puri Asri 2 Cileungsi Perumahan Murah Subsidi

Oleh karena itu, untuk mempunyai  sebuah  rumah membutuhkan dana yang besar, Bagi sebagian  kalangan  membeli  rumah secara tunai terasa mudah. Tetapi tidak sedikit pula dari sebagian kalangan yang merasa berat jika harus membeli rumah secara tunai. Sehingga mereka lebih memilih membelinya dengan cara mencicil atau yang biasa dikenal dengan namanya kredit. Untuk bisa memiliki rumah dengan cara kredit tentu saja diperlukan pihak sebagai perantara yang dapat  memberikan  sarana  tersebut.

Untuk masyarakat yang ingin memiliki   rumah   secara   kredit   maka peran perbankan sangat dominan digunakan,   dan   perbankan   memiliki fungsi untuk menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana   tersebut   dalam   bentuk   kredit kepada masyarakat. Oleh karena itu bank disebut sebagai lembaga intermediary, artinya bank sebagai lembaga perantara antara pihak yang kelebihan uang dengan pihak yang kekurangan  uang.

Di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis KPR/ Kredit Pemilikan Rumah

  1. KPR Subsidi, yaitu suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan yang pembiayaanya dibantu pemerintah.
  2. KPR Non Subsidi, yaitu suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.